Dandim 0113/Gayo Lues Hadiri Acara Dzikir dan Do’a Bersama Dalam Rangka Milad GAM


HALOTERKINI.COM – Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Inf Krismanto S Pd menghadiri acara dzikir, doa bersama dan menyantuni anak yatim yang diselenggarakan oleh Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Eks Kombatan GAM di kediaman Ketua KPA/PA Gayo Lues, Jafar Ama We Kampung Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Minggu (04/12/22) kemarin.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Milad GAM ke- 46 Tahun 2022 untuk mengenang para Pejuang Aceh.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut anggota DPRK Gayo Lues Fraksi Partai Aceh Tgk Said Muhammad membacakan sambutan PYM Wali Nanggroe Aceh. 

Dibacakan, pada hari ini tepatnya 4 Desember 2022 sama-sama kita mengenang kembali sejarah yang berkaitan langsung dengan perjuangan bangsa Aceh. Marilah kita bersama memberikan penghormatan yang tinggi dan berdo’a kepada segenap pejuang dan pahlawan bangsa Aceh serta pendahulu kita di sepanjang abad. Jasa dan pengorbanan besar mereka harus kita balas dengan menjaga persatuan dan keutuhan kita sebagai bangsa Aceh dalam NKRI serta bekerja keras bersama untuk mewujudkan cita-cita mereka demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Aceh yang bermartabat dan mulia.

“Perjuangan dan perdamaian Aceh yang sudah berada pada hari ini jangan sampai menjadi rusak dan terganggu dengan ulah orang yang tidak bertanggung jawab yang hanya mengambil keuntungan sesaat dengan mengorbankan kepercayaan yang sudah kita bangun selama tercapainya Perdamaian berlangsung 17 tahun belakang ini, tiang sejarah ini membuktikan kita sebagai bangsa yang besar, pemberani dan tangguh serta bangsa yang selalu mampu mengatasi tantangan zaman. Setiap cobaan yang kita alami membuat kita lebih tegar dari setiap kris yang kita hadapi, membuat kita lebih kuat dari setiap tantangan yang silih berganti, membuat kita lebih bersatu dan menggilang gumilangkan sejarah bangsa Aceh,” ujarnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Desa Penggalangan H Said Mukhtar mengatakan, Milad GAM sudah menjadi momentum pada tanggal 04 Desember setiap tahunnya yang dilaksanakan para kawan-kawan mantan eks kombatan GAM dan tentunya perjanjian MoU Helsinky yang sudah berjalan dan program yang sudah disampaikan ke daerah agar dapat secepatnya terealisasikan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat terutama para eks kombatan GAM. 

“Saya yakin kalau ekonomi masyarakat dan eks kombatan GAM sudah bagus pasti tidak akan lagi kembali mengangkat senjata para eks kombatan GAM, maka dari itu dalam Milad yang ke 46 ini merupakan terobosan yang sangat baik karena mantan eks kombatan GAM yang ada di wilayah Gayo Lues mayoritas berkebun,” kata dia. 

Harapannya dalam Milad GAM ini baik dari mantan eks kombatan GAM dan simpatisan mari kita ciptakan perdamaian dan jaga terus perdamaian yang sudah terjaga.

Dalam pelaksanaan kegiatan Milad GAM yang ke 46 di wilayah Kabupaten Gayo Lues tidak ditemukan adanya pengibaran bendera bulan bintang.

Dalam Milad GAM ke 46 tersebut turut dihadiri oleh Pj Bupati Gayo Lues, Ir Rasyidin Porang, Dandim 0113/Galus, Letkol Inf Krismanto S Pd, Kapolres Gayo Lues, AKBP Efrianza SIK, Kajari Gayo Lues, Ismail Fahmi SH, Ketua Pengadilan Negeri Gayo Lues, Robby Alamsyah SH MH, Ketua Mahkamah Syariah Blangkejeren, T Swandi SHI MH, Ketua MPU Gayo Lues, Tgk Syahirman, Wakapolres Gayo Lues, Kompol Muhamad Rasid, Ketua KPA/PA Gayo Lues, Ja’far alias Ama We, Anggota DPRK Gayo Lues Fraksi Partai Aceh, Tgk Said Muhammad, Sekretaris PA Gayo Lues, Saniman alias Raja Prak, para eks kombatan GAM Gayo Lues, para simpatisan KPA/PA Gayo Lues, masyarakat Desa Penggalangan, para tokoh Agama,dan Tokoh masyarakat Desa Penggalangan.

 

(AS)

Berita Terkait

Top