Tak Terima Dituduh Selingkuh dan Diseret, Seorang Isteri Laporkan Suaminya ke Polsek Bagan Sinembah 


HALOTERKINI.COM – Tak terima diperlakukan suaminya, seorang isteri bernama Sriyani (32) laporkan suaminya berinisial P (38) ke Polsek Bagan Sinembah, Senin (10/10) lalu.

Laporan ini dilakukan setelah keduanya terlibat cekcok mulut yang berujung pada kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT) yang terjadi di Jalan Darusalam Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil. 

Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSI melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH membenarkan adanya laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga oleh Polsek Bagan Sinembah, Jum’at (23/12/2022).

“Awalnya saat hendak tidur pelapor mengatakan kepada terlapor bahwasanya pelapor tidak tahan terkena kipas angin kemudian pindah tidur kekasur yang berada di bawah,” ujar AKP Juliandi.

Melihat hal tersebut terlapor pun emosi dan langsung memaki pelapor dengan mengatakan “perempuan anjingnya kau” dan selanjutnya menuduh pelapor telah berselingkuh dengan tetangga. Dan saat itu pelapor menjawab, “gila kau” kemudian pelapor pun keluar dari kamar dan membuka pintu depan rumah. Terlapor terus menerus memaki pelapor dan menuduh pelapor berselingkuh dengan tetangga yang dimaksud.

Karena tidak tahan mendengar omongan terlapor, pelapor pun ingin memanggil tetangganya yang dituduh berselingkuh dengan pelapor untuk membuktikan bahwasanya pelapor tidak pernah berselingkuh dengan tetangganya tersebut.

Melihat pelapor ingin mendatangi rumah tetangganya tersebut, terlapor pun ketakutan dan langsung menarik tangan kiri pelapor dan meremasnya dengan tenaga yang sangat kuat hinggga menyebabkan memar/biram. Kemudian terlapor pun mendorong pelapor hingga terjatuh yang mengakibatkan lutut dan siku tangan sebelah kanan pelapor terluka.

“Terlapor menyeret pelapor masuk kedalam kerumah, akibat perbuatan tersebut pelapor merasa tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bagan Sinembah Guna Pengusutan lebih Lanjut,” jelas AKP Juliandi.

Barang bukti hasil visum et repertum dan setelah di lakukan tes urine tersangka positif mengandung Metaphetamine.

“Tersangka ini dijerat dengan  Pasal 44 ayat (1) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga,” tutur Kasi Humas Polres Rohil, AKP Juliandi SH.

 

(HT/HPR)

Berita Terkait

Top