Satreskrim Polres Kampar Amankan Dua Orang Pelaku Penambang Tanpa Izin


HALOTERKINI.COM – Satreskrim Polres Kampar berhasil mengamankan dua orang diduga penambang ilegal berupa pasir dan tanah urug tanpa izin, Sabtu (22/10). 

Pelaku SY (53) warga Jalan Garuda Sakti KM 4 Kota Pekanbaru yang merupakan pengelolaan dan FA (42) warga Jalan Garuda Sakti KM 6 Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar yang merupakan sebagai operator excavator. 

Keduanya ditangkap saat melakukan aktifitas penambang ilegal di Jalan Garuda Sakti Km 6 Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. 

Barang bukti yang berhasil diamankan satu unit Excavator merk Komatsu warna kuning, buku nota, buku rekapan, uang hasil penjualan pasir dan tanah Rp 12.290.000 (Dua belas juta dua ratus sembilan puluh ribu). 

Awal mula terungkapnya penambang ilegal ini, Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar Beserta Kanit III Unit Tipidter Polres Kampar menindak lanjuti laporan vidio dari masyarakat tentang adanya pertambangan ilegal yang terjadi di Jalan Garuda Sakti Km 06, Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Selanjutnya Tim berkoordinasi dengan unit tipidter Satreskrim Polres Kampar dan berangkat menuju TKP. Sekira pukul 15.00 WIB tim sampai di TKP dan menemukan aktivitas pertambangan ilegal tersebut. 

Tanpa basa basi, Tim langsung mengamankan operator alat berat dan pengelola tambang, serta barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktifitas tambang ilegal. 

Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Koko Ferdinand membenarkan penangkapan terhadap dua pelaku penambang ilegal ini.

“Untuk pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Kampar untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelas Kasat. 

Untuk pelaku kita sangkakan pasal 158 Jo pasal 35 UU RI No 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU No 4 tahun 2009 tentang Minerba Jo pasal 55 ayat (1) ke 1, 56 KUHP. 

“Kita berharap jangan ada lagi penambang ilegal seperti ini, karna pastinya kita akan tindak tegas.” tegas Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Koko Ferdinand.

 

 

(HT)

Berita Terkait

Top