Gadaikan HP Curian, Seorang Pria Terpaksa Huni Sel Tahanan Polsek Sinaboi


HALOTERKINI.COM – S alias I alias J (38) warga Jalan Suka Damai Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir terpaksa huni sel tahanan Polsek Sinaboi, Senin (12 /12) lalu.

S alias I alias J huni sel besi itu, setelah terbukti dan mengakui perbuatannya mencuri uang dan handphone korban R (34) saat rumahnya yang terletak di Jalan Suka Damai Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rohil ditinggal pergi, Selasa (6/12).

Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH membenarkan adanya laporan pengungkapan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan oleh Polsek Sinaboi Polres Rohil.

“Saat itu pelapor pergi ke ladang, sedangkan istri pelapor pergi ke warung untuk belanja. Sebelum meninggalkan rumah pelapor mengunci pintu depan rumah dan memastikan semua rumah dalam keadaan terkunci,” Ujar AKP Juliandi SH.

Namun pada saat pelapor sedang bekerja, pelapor mendapat telepon dari istrinya dan mengatakan ” pak rumah kita kemalingan” lalu pelapor menjawab ” barang apa saja yang hilang” dan istri pelapor menjawab ” yang hilang uang dilemari, HP dan chargerya. Selanjutnya pelapor pulang dan melihat pakaian didalam kamar sudah berserakan dan jendela belakang rumah sudah dalam keadaan rusak. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian Rp 6.7500.000,- dan melaporkannya ke Polsek Sinaboi.

“Selanjutnya pelapor mendapat informasi dari saudara Gombloh, bahwa handphone miliknya, telah digadaikan sebesar Rp. 7 ratus ribu rupiah, kemudian pelapor menyuruh saudara Gombloh untuk mengambil handphone tersebut, dan dari saudara Gombloh itu dapat diketahui bahwa pelaku pencurian adalah saudara inisial SD alias Isam alias Jubeng, Kemudian pelapor bersama ketua RT setempat mengamankan pelaku dan menyerahkan nya kepolsek Sinaboi guna proses lebih lanjut,” jelas Kasi Humas Polres Rohil ini lagi.

Hasil interogasi, bahwa tersangka mengakui melakukan pencurian hanya seorang diri dengan cara merusak jendela belakang rumah pelapor lalu masuk melalui jendela dengan memanjat jendela lalu masuk kedalam rumah dan mengambil barang yang ada dalam rumah tersebut, barang bukti 1 unit handphone merk Real Mi warna biru.

Hasil tes urine tersangka Positif Amphethamin. Untuk selanjutnya Tersangka sudah dalam penahanan dan Pasal yang dipersangkakan Pasal 363 Ayat (1) Ke 5 KUHPidana,” imbuhnya.

 

(HT/HPR)

Berita Terkait

Top